PENYAKIT LANGKAH TAPI BERBAHAYA

Myastenia Gravis adalah penyakit yang langkah tetapi berbahaya, karena Myastenia Gravis bisa menyerang otot mana saja. Menjadi sangat berbahaya bila menyerang otot pernafasan.

Penyakit Myastenia Gravis (MG) penyerang hubungan sistem syaraf (nervus) dan sistem otot (Muskulus) penyakit ini tergolong langkah dan jarang terjadi di Indonesia.
Menurut Dr. T Juwono Sp.S, Dokter Spesialis Syaraf Rumah Sakit Premier Bintaro:
“Penyakit ini menyerang bagian ujung syaraf yang melekat pada otot, istilah medisnya synaptic” Penyakit ini terjadi karena autoimun, dimana system kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuhnya sendiri. Myastenia Gravis dapat menyerang otot apa saja, tapi paling umum terjadi pada otot yang mengontrol gerakan mata, kelopak mata, mengunyah, mitenelan, dan ekspresi wajah. Penyakit Myastenia Gravis menyerang ot ot lurik dan otot polos. Otot lurik yaitu otot yang digerakan dengan kesadaran kita. Sedangkan otot polos contohnya seperti otot yang mengerakan usus dan pernafasan. Umumnya MG lebih banyak menyerang otot lurik.

Myastenia Gravis

Myastenia Gravis

Sebagaian besar penderita MG mengalami gejala seperti rasa lelah pada kelopak mata, dimana kelopak mata tampak turun dan timbul penglihatan ganda.

Penderita MG juga dapat mengalami kesulitan mengunyah dan menelan. Penderita yang sudah diberikan terapi dengan pemberian obat bisa sembuh, namun penyakit MG sewaktu-waktu dapat muncul lagi (kambuh) jadi tidak dapat 100% sembuh tutur dr. T Juwono

Memang penyakit MG tergolong langkah namun harus mendapat perhatian khusus sebab bila menyerang bagian pernafasan, dapat berakibat fatal. Otot-otot pernafasan yang terserang penyakit ini bisa mengakibatkan kematian, kaum wanita lebih banyak terkena penyakit ini, namun bukan berarti kaum pria bebas dari penyakit ini. Hingga saat ini belum diketahui dengan pasti penyebab penyakit MG , Penyakit ini umumnya menyerang orang berusia antara 40-60 tahun.
Mendiagnosa penyakit MG gampang-gampang susah, walaupun tahu mengidap MG tetapi tes darah kadang hasil antibodinya negatif. Konidisi ini bisa saja terjadi kemungkinannya 30-40% dan penyakit ini tidak dapat dicegah karena sewaktu-waktu bisa berjangkit .

Artikel Menarik :
- Mual / Muntah karena Hamil muda
- Manfaat buah & sayuran bagi kecantikan
- TOMAT AMPUH MENGATASI RESIKO STROKE

Comments are closed.